Untuk mempunyai Kepercayaan Diri Indonesia harus Menang

Andritanny Ardhiyasa, Kapten timnas, mengatakan bahwa tim Indonesia wajib menang pada pertandingan laga kedua penyisihan Grup G melawan Thailand di SUBGK (Stadion Utama Gelora Bung Karno). Turnamen tersebut digelar dalam rangka kualifikasi Piala Dunia 2022 . Untuk membuat  Timnas Garuda kembali merasa percaya diri mereka memerlukan tiga angka.

Timnas Garuda kalah pada turnamen pembuka

Sebelumnya Timnas Indonesia telah ditundukkan oleh tim Malaysia pada laga pembuka di SUGBK dengan skor 2-3. Perolehan tersebut membuat Timnas Garuda hanya sanggup  bertengger pada urutan buncit klasemen pasca Thailand dapat mengimbangi Vietnam di grup yang sama. Uni Emirat Arab sendiri baru berlaga pada turnamen pembuka menghadapi Malaysia pada 10/9/2019.

Pada akun resmi PSSI terlihat unggahan oleh sang Kapten Timnas, “Sebagai pesepak bola ketika kalah, kami butuh menang untuk mengembalikan kepercayaan diri,” sejak Senin (9/9/2019).

Lebih jauh Adritanny mengatakan bahwa tim sudah siap secara mental dan menanti turnamen nanti dengan tak sabar. Pengawa Persija Jakarta ini juga mengharapkan Merah Putih bisa memperoleh hasil terbaik.

Memang kekalahan Indonesia melawan Malaysia pada turnamen lalu begitu menyesakkan. Ini karena sebelumnya Tim Garuda sudah sempat memimpin 2-0 melalui gol Beto Goncalves di menit ke-11 dan 38. Tapi rupanya Malaysia dapat mengimbangi dan membalas melalui Mohamadoou Sumareh (36, 90+6), serta Muhammad Syafiq (65).


Pasca pertandingan tersebut Andritany menyatakan bahwa kekalahan tersebut memang menyakitkan karena kebobolan pada dua gol akhir. Namun menurutnya kesedihan dan kekecewaan tersebut tak sebanding dengan peristiwa kerusuhan supporter yang meledak di stadion.

Lebih jauh Andritanny juga menegaskan bahwa hasil apa pun yang diraih semua pihak seharusnya mampu menerima dengan lapang dada.

Timnas Garuda berjanji untuk bangkit

Menjelang laga melawan Thailand di SUGBK Jakarta, Selasa (10/9/2019), Timnas Indonesia berjanji tak akan membuang kesempatan dan bangkit melawan Thailand di laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2020. Hal ini disampaikan oleh sang Kapten, Andritanny Ardhiyasa mewakili rekan-rekannya.

Meski menjadi salah satu pesepakbola yang banyak menjadi sasaran kritik, Andritanny mengaku sudah siap untuk berlaga. Kipper asal Persija tersebut menganggap bahwa kritik adalah bagian dari profesinya dan dapat menerimanya.

Andritannya sendiri menganggap bahwa tak ada bedanya dalam menghadapi Thailand atau pun Malaysia, bahwa Inggris atau Brasil. Menurutnya hal yang paling penting adalah sanggup menjaga ketahanan mental.


Alberto Goncalves serta Manahati Lestusen, pada kesempatan yang berbeda juga mengaku sudah merasa siap menghadapi turnamen tersebut. Bagi Goncalves, atau yang akrab disapa Beto, pencetak dua gol menjebol ke gawang Malaysia, seluruh anggota timnas telah melakukan seluruh persiapan dengan sangat baik.

Lebih jauh dirinya menegaskan bahwa para pemain sudah melupakan peristiwa kemarin, dimana Merah Putih kalah secara menyesakkan saat ditundukkan Malaysia. Menurutnya dia dan rekan-rekan setimnya tengah berkonsentrasi untuk berlaga pada pertandingan menghadapi Thailand.

Dirinya juga mengaku bahwa turnamen melawan Thailand nanti akan sangat sulit sehingga sejak jauh hari coach telah mempersiapkan mental anak-anak didiknya. Ini karena mereka sepenuhnya sadar bahwa tim Thailand sangat kuat.

Berikutnya, Beto juga berharap agar supoter memberikan dukungan namun tanpa membuat insiden lagi hingga memicu kerusuhan seperti peristiwa laga melawan Malaysia lalu.

Bagi Manahati sendiri, kehadiran supporter memang dibutuhkan. Lebih jauh dirinya mengungkapkan cukup merasa percaya diri untuk memperoleh hasil terbaik dalam laga melawan Thailand. Kekalahan yang lalu menjadi motivasi bagi tim untuk mengevaluasi diri dan bangkit di laga nanti.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>